Cerita #1 Kelahiran Isa Al-Masih



Cerita #1 Kelahiran Isa Al-Masih
Ayat-ayat Al Injl di bawah ini sejajar dengan  Al Qur’an Surah (19)Mariam ayat 16-22, 27-34, Surah (3) Ali Imran ayat 36, 39, 45, 47, 53 , Surah (21)Al Hajj ayat 91, Surah (66)At Tahrim ayat 12.

Malaikat mengumumkan kepada Siti Maryam bahwa dia akan mengandung seorang anak laki-laki walaupun dia masih gadis

Surah Lukas 1:26-31, 38.
26Dalam bulan yang keenam, malaikat Jibrail diutus Allah ke sebuah kota yang bernama Nazaret di Galilea. 27Ia diutus kepada seorang gadis perawan, tunangan seorang laki-laki yang bernama Yusuf, keturunan Nabi Daud. Nama gadis itu Maryam.

28Malaikat itu datang menemui Maryam dan berkata, “Salam, hai engkau, yang memperoleh anugerah. Tuhan besertamu.” 29Maryam terkejut mendengar perkataan itu dan berpikir, “Salam apakah ini?”

30Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut, Maryam, karena engkau memperoleh anugerah Allah. 31Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan
engkau harus menamai-Nya Isa.

38Maryam berkata, Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah pada hamba seperti yang Tuan katakan.” Lalu malaikat itu pergi meninggalkannya.

Siti Maryam mengandung karena kuasa Roh Allah dan anaknya akan menyelamatkan umatNya dari segala dosa

Surah Matius 1:18-25.
18Inilah riwayat kelahiran Isa Al-Masih. Ketika Maryam, ibu-Nya, masih bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maryam telah mengandung karena kuasa Ruh Allah, walaupun Maryam dan Yusuf belum melakukan hubungan sebagai suami istri. 19Karena Yusuf, tunangannya, adalah orang yang bertakwa dan berakhlak serta tidak berniat mempermalukan Maryam, maka ia bermaksud memutuskan hubungannya dengan Maryam secara diam-diam.

20Tetapi sementara ia memikirkan hal itu, malaikat Tuhan memperlihatkan diri kepadanya dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut menerima Maryam sebagai istrimu, karena anak yang ada dalam kandungannya itu berasal dari Ruh Allah. 21Ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau harus menamai-Nya Isa, karena
Dialah yang akan menyelamatkan
umat-Nya dari dosa-dosa mereka.”

22Semua itu terjadi supaya genaplah firman yang telah disampaikan Tuhan melalui nabi-Nya, 23 “Lihatlah! Seorang anak dara akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Orang akan menyebut-Nya
Immanuel,” yang artinya, “Allah beserta kita.”

24Yusuf terbangun dari tidurnya, lalu dilakukannya apa yang diperintahkan oleh malaikat Tuhan. Ia menerima Maryam sebagai istrinya. 25Meskipun begitu, ia tetap tidak melakukan hubungan sebagai suami istri dengannya sampai Maryam melahirkan. Kemudian setelah anak itu lahir, Yusuf menamai-Nya Isa.

Malaikat mengumumkan kepada gembala-gembala bahwa penyelamat telah lahir di kota Baitlahim

Surah Lukas 2:1-20.
1Pada waktu itu, Kaisar Agustus mengeluarkan perintah supaya
diadakan sensus di seluruh dunia.
2Itulah sensus yang pertama kali diadakan ketika Kirenius menjadi penguasa di Siria.

3Karena itu semua orang yang akan disensus kembali ke kotanya masing-masing. 4Yusuf pun berangkat dari Kota Nazaret di Galilea ke Baitlahim, kota Daud, di wilayah Yudea, sebab ia dari keluarga dan keturunan Daud.

5Ia pergi mendaftarkan diri bersama Maryam, tunangannya, yang pada waktu itu sedang
mengandung. 6Ketika mereka di sana, tibalah waktunya bagi Maryam untuk melahirkan.
7Ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Maryam membungkus-Nya dengan kain bedung lalu membaringkan-Nya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka untuk menginap.

8Di daerah itu ada beberapa orang gembala yang sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang pada waktu malam.

9Tiba-tiba malaikat Tuhan berdiri di dekat mereka dan cahaya kemuliaan Tuhan menyinari mereka. Mereka pun sangat ketakutan. 10Malaikat itu berkata, “Jangan takut. Aku membawa kabar baik bagimu, yaitu kabar yang mendatangkan kesukaan besar bagi seluruh bangsa.

11Hari ini telah lahir bagimu di kota Daud seorang Penyelamat, yaitu Al-Masih, Junjungan kita. 12Inilah tandanya: Kamu akan menjumpai bayi yang dibungkus dengan kain bedung dan berbaring di palungan.”

13Tiba-tiba bersama-sama dengan malaikat itu hadir banyak sekali tentara surgawi. Mereka memuji Allah dan berkata,
14“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, sejahtera di bumi bagi orang yang berkenan di hati Allah.”

15Kemudian malaikat-malaikat itu meninggalkan gembala-gembala itu dan kembali ke surga. Lalu gembala-gembala itu berkata satu sama lain, “Mari kita ke Baitlahim melihat semua yang terjadi,
seperti yang diberitahukan Tuhan
kepada kita.” 16Mereka pun segera pergi lalu mendapati Maryam, Yusuf, dan bayi itu, yang sedang berbaring di palungan.

17Setelah mereka melihat bayi itu, mereka memberitakan kepada orangorang, apa yang dikatakan oleh malaikat mengenai anak itu. 18Semua orang yang mendengar apa yang diceritakan oleh gembala-gembala itu merasa heran.

19Akan tetapi, Maryam menyimpan semua hal itu di dalam hatinya dan merenungkannya. 20Lalu gembala-gembala itu pulang sambil memuji dan memuliakan Allah, sebab semua yang mereka dengar dan mereka lihat, sama seperti apa yang telah disampaikan malaikat itu kepada mereka.

Bayi dikhitan dan dinamai Isa karena diperintahkan malaikat
                           
Surah Lukas 2:21-22.
21Setelah delapan hari, tibalah waktunya bagi bayi itu untuk dikhitan. Mereka menamai-Nya Isa, seperti yang dikatakan
oleh malaikat kepada mereka sebelum Ia ada di dalam kandungan. 22Ketika sudah genap hari penyucian menurut hukum Nabi Musa, mereka membawa anak itu ke Yerusalem untuk diserahkan kepada Tuhan.





(Luk 1:26)
وَفِي الشَّهْرِ السَّادِسِ أُرْسِلَ جِبْرَائِيلُ الْمَلاَكُ مِنَ اللهِ إِلَى مَدِينَةٍ مِنَ الْجَلِيلِ اسْمُهَا نَاصِرَةُ،
(Luk 1:27)
إِلَى عَذْرَاءَ مَخْطُوبَةٍ لِرَجُل مِنْ بَيْتِ دَاوُدَ اسْمُهُ يُوسُفُ. وَاسْمُ الْعَذْرَاءِ مَرْيَمُ.


(Luk 1:28)
فَدَخَلَ إِلَيْهَا الْمَلاَكُ وَقَالَسَلاَمٌ لَكِ أَيَّتُهَا الْمُنْعَمُ عَلَيْهَا! اَلرَّبُّ مَعَكِ. مُبَارَكَةٌ أَنْتِ فِي النِّسَاءِ».
(Luk 1:29)
فَلَمَّا رَأَتْهُ اضْطَرَبَتْ مِنْ كَلاَمِهِ، وَفَكَّرَتْمَا عَسَى أَنْ تَكُونَ هذِهِ التَّحِيَّةُ
(Luk 1:30)
فَقَالَ لَهَا الْمَلاَكُلاَ تَخَافِي يَا مَرْيَمُ، لأَنَّكِ قَدْ وَجَدْتِ نِعْمَةً عِنْدَ اللهِ.
(Luk 1:31)
وَهَا أَنْتِ سَتَحْبَلِينَ وَتَلِدِينَ ابْنًا وَتُسَمِّينَهُ يَسُوعَ.

(Luk 1:38)
فَقَالَتْ مَرْيَمُ: «هُوَذَا أَنَا أَمَةُ الرَّبِّ. لِيَكُنْ لِي كَقَوْلِكَ». فَمَضَى مِنْ عِنْدِهَا الْمَلاَكُ.







(Mat 1:18)
أَمَّا وِلاَدَةُ يَسُوعَ الْمَسِيحِ فَكَانَتْ هكَذَا: لَمَّا كَانَتْ مَرْيَمُ أُمُّهُ مَخْطُوبَةً لِيُوسُفَ، قَبْلَ أَنْ يَجْتَمِعَا، وُجِدَتْ حُبْلَى مِنَ الرُّوحِ الْقُدُسِ.

(Mat 1:19)
فَيُوسُفُ رَجُلُهَا إِذْ كَانَ بَارًّا، وَلَمْ يَشَأْ أَنْ يُشْهِرَهَا، أَرَادَ تَخْلِيَتَهَا سِرًّا.





(Mat 1:20)
وَلكِنْ فِيمَا هُوَ مُتَفَكِّرٌ فِي هذِهِ الأُمُورِ، إِذَا مَلاَكُ الرَّبِّ قَدْ ظَهَرَ لَهُ فِي حُلْمٍ قَائِلاًيَا يُوسُفُ ابْنَ دَاوُدَ، لاَ تَخَفْ أَنْ تَأْخُذَ مَرْيَمَ امْرَأَتَكَ. لأَنَّ الَّذِي حُبِلَ بِهِ فِيهَا هُوَ مِنَ الرُّوحِ الْقُدُسِ.

(Mat 1:21)
فَسَتَلِدُ ابْنًا وَتَدْعُو اسْمَهُ يَسُوعَ. لأَنَّهُ يُخَلِّصُ شَعْبَهُ مِنْ خَطَايَاهُمْ».


(Mat 1:22)
وَهذَا كُلُّهُ كَانَ لِكَيْ يَتِمَّ مَا قِيلَ مِنَ الرَّبِّ بِالنَّبِيِّ الْقَائِلِ:

(Mat 1:23)
«هُوَذَا الْعَذْرَاءُ تَحْبَلُ وَتَلِدُ ابْنًا، وَيَدْعُونَ اسْمَهُ عِمَّانُوئِيلَ» الَّذِي تَفْسِيرُهُ: اَللهُ مَعَنَا.


(Mat 1:24)
فَلَمَّا اسْتَيْقَظَ يُوسُفُ مِنَ النَّوْمِ فَعَلَ كَمَا أَمَرَهُ مَلاَكُ الرَّبِّ، وَأَخَذَ امْرَأَتَهُ.
(Mat 1:25)
وَلَمْ يَعْرِفْهَا حَتَّى وَلَدَتِ ابْنَهَا الْبِكْرَ. وَدَعَا اسْمَهُ يَسُوعَ.









(Luk 2:1)
وَفِي تِلْكَ الأَيَّامِ صَدَرَ أَمْرٌ مِنْ أُوغُسْطُسَ قَيْصَرَ بِأَنْ يُكْتَتَبَ كُلُّ الْمَسْكُونَةِ.
(Luk 2:2)
وَهذَا الاكْتِتَابُ الأَوَّلُ جَرَى إِذْ كَانَ كِيرِينِيُوسُ وَالِيَ سُورِيَّةَ.
(Luk 2:3)
فَذَهَبَ الْجَمِيعُ لِيُكْتَتَبُوا، كُلُّ وَاحِدٍ إِلَى مَدِينَتِهِ.
(Luk 2:4)
فَصَعِدَ يُوسُفُ أَيْضًا مِنَ الْجَلِيلِ مِنْ مَدِينَةِ النَّاصِرَةِ إِلَى الْيَهُودِيَّةِ، إِلَى مَدِينَةِ دَاوُدَ الَّتِي تُدْعَى بَيْتَ لَحْمٍ، لِكَوْنِهِ مِنْ بَيْتِ دَاوُدَ وَعَشِيرَتِهِ،
(Luk 2:5)
لِيُكْتَتَبَ مَعَ مَرْيَمَ امْرَأَتِهِ الْمَخْطُوبَةِ وَهِيَ حُبْلَى.
(Luk 2:6)
وَبَيْنَمَا هُمَا هُنَاكَ تَمَّتْ أَيَّامُهَا لِتَلِدَ.
(Luk 2:7)
فَوَلَدَتِ ابْنَهَا الْبِكْرَ وَقَمَّطَتْهُ وَأَضْجَعَتْهُ فِي الْمِذْوَدِ، إِذْ لَمْ يَكُنْ لَهُمَا مَوْضِعٌ فِي الْمَنْزِلِ.



(Luk 2:8)
وَكَانَ فِي تِلْكَ الْكُورَةِ رُعَاةٌ مُتَبَدِّينَ يَحْرُسُونَ حِرَاسَاتِ اللَّيْلِ عَلَى رَعِيَّتِهِمْ،

(Luk 2:9)
وَإِذَا مَلاَكُ الرَّبِّ وَقَفَ بِهِمْ، وَمَجْدُ الرَّبِّ أَضَاءَ حَوْلَهُمْ، فَخَافُوا خَوْفًا عَظِيمًا.
(Luk 2:10)
فَقَالَ لَهُمُ الْمَلاَكُلاَ تَخَافُوا! فَهَا أَنَا أُبَشِّرُكُمْ بِفَرَحٍ عَظِيمٍ يَكُونُ لِجَمِيعِ الشَّعْبِ:


(Luk 2:11)
أَنَّهُ وُلِدَ لَكُمُ الْيَوْمَ فِي مَدِينَةِ دَاوُدَ مُخَلِّصٌ هُوَ الْمَسِيحُ الرَّبُّ.
(Luk 2:12)
وَهذِهِ لَكُمُ الْعَلاَمَةُ: تَجِدُونَ طِفْلاً مُقَمَّطًا مُضْجَعًا فِي مِذْوَدٍ».

(Luk 2:13)
وَظَهَرَ بَغْتَةً مَعَ الْمَلاَكِ جُمْهُورٌ مِنَ الْجُنْدِ السَّمَاوِيِّ مُسَبِّحِينَ اللهَ وَقَائِلِينَ:
(Luk 2:14)
«الْمَجْدُ للهِ فِي الأَعَالِي، وَعَلَى الأَرْضِ السَّلاَمُ، وَبِالنَّاسِ الْمَسَرَّةُ».

(Luk 2:15)
وَلَمَّا مَضَتْ عَنْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ إِلَى السَّمَاءِ، قَالَ الرجال الرُّعَاةُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍلِنَذْهَبِ الآنَ إِلَى بَيْتِ لَحْمٍ وَنَنْظُرْ هذَا الأَمْرَ الْوَاقِعَ الَّذِي أَعْلَمَنَا بِهِ الرَّبُّ».


(Luk 2:16)
فَجَاءُوا مُسْرِعِينَ، وَوَجَدُوا مَرْيَمَ وَيُوسُفَ وَالطِّفْلَ مُضْجَعًا فِي الْمِذْوَدِ.

(Luk 2:17)
فَلَمَّا رَأَوْهُ أَخْبَرُوا بِالْكَلاَمِ الَّذِي قِيلَ لَهُمْ عَنْ هذَا الصَّبِيِّ.
(Luk 2:18)
وَكُلُّ الَّذِينَ سَمِعُوا تَعَجَّبُوا مِمَّا قِيلَ لَهُمْ مِنَ الرُّعَاةِ.


(Luk 2:19)
وَأَمَّا مَرْيَمُ فَكَانَتْ تَحْفَظُ جَمِيعَ هذَا الْكَلاَمِ مُتَفَكِّرَةً بِهِ فِي قَلْبِهَا.

(Luk 2:20)
ثُمَّ رَجَعَ الرُّعَاةُ وَهُمْ يُمَجِّدُونَ اللهَ وَيُسَبِّحُونَهُ عَلَى كُلِّ مَا سَمِعُوهُ وَرَأَوْهُ كَمَا قِيلَ لَهُمْ.








(Luk 2:21)
وَلَمَّا تَمَّتْ ثَمَانِيَةُ أَيَّامٍ لِيَخْتِنُوا الصَّبِيَّ سُمِّيَ يَسُوعَ، كَمَا تَسَمَّى مِنَ الْمَلاَكِ قَبْلَ أَنْ حُبِلَ بِهِ فِي الْبَطْنِ.

(Luk 2:22)
وَلَمَّا تَمَّتْ أَيَّامُ تَطْهِيرِهَا، حَسَبَ شَرِيعَةِ مُوسَى، صَعِدُوا بِهِ إِلَى أُورُشَلِيمَ لِيُقَدِّمُوهُ لِلرَّبِّ،




1.  Apa yang dipelajari tentang Isa Al Masih?
2.  Bagaimana menerapkan ayat-ayat ini dalam kehidupan pribadi? (“Saya akan…”)
3.  Kepada siapakah (teman²/ keluarga) akan saudara bagikan cerita ini? Kapankah?



Tidak ada komentar untuk "Cerita #1 Kelahiran Isa Al-Masih "