Karyawan Mebel Asal Semarang Positif Korona

DOK
PENELUSURAN: Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Jepara melakukan tracking di tempat kerja AK, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara.



JEPARA – Kini muncul kasus baru di Kabupaten Jepara. Selepas nihil dari kasus positif Covid-19 atau Korona karena satu pasien meninggal dan empat pasien lainnya sembuh.  

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara dokter Fakhrudin menyatakan, pasien ini berasal dari luar kota. Yakni, Gunung Pati, Semarang. Namun, pasien yang berinisial AK, 46 tahun ini bekerka di pabrik mebel, di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara.

Selama bekerja, AK tidak menetap penuh di Jepara. Tetapi, nglaju Semarang-Jepara setiap dua hari sekali. Terakhir kali, dia pulang ke Gunung Pati, Semarang pada Senin (18/5/2020).

Karyawan mebel ini dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab yang diketahui Kamis (21/5/2020). Pengambilan swab dilakukan di rumah sakit pada Sabtu (16/5) lalu. Sebelumnya, dia sempat dirawat di RSUD RA Kartini Jepara dengan gejala yang mengarah pada Covid-19.

Fakhruddin menambahkan, tanda-tanda Korona terhadap AK diketahui saat tim Puskesmas Batealit melakukan screening di di tempatnya bekerja pada 12 Mei 2020. Saat screening, AK baru saja pulang dari Semarang pada 6-11 Mei 2020. AK saat diperiksa mengalami batuk dan demam. 

Mengetahui kondisinya tersebut, tim dari Puskesmas curiga. Selepas itu, melakukan upaya lanjutan. Sehingga pada 13 Mei dilakukan uji laboratorium terhadap darah. “Hasilnya arahnya ke Covid-19,'' terangnya.

AK kemudian dirujuk ke RSUD RA Kartini Jepara. Kemudian, dilakukan pengambilan sampel swab. Dalam masa perawatan, ternyata menunjukan perkembangan bagus. Tim dokter memutuskan diperbolehkan menjalani rawat jalan pada Minggu (17/5). AK diharapkan melakukan isolasi mandiri. “Namun, setelah itu justru pulang ke Gunung Pati, Semarang,'' terangnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Karyawan Mebel Asal Semarang Positif Korona"