Naik Dratis, Pedagang dan Petani Tambak di Jepara Dinyatakan Positif Korona

Dokter Fakhrudin


JEPARA - Kasus positif Covid-19 atau Korona di Kabupaten Jepara melonjak tajam. Pasca ditemukan pasangan suami-istri di Desa Gedangan, Kecamatan Welahan, Jepara, kini ada tiga kasus baru.

Tambahan tiga kasus baru ini tersebar di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Welahan, Nalumsari, dan Kedung. Adanya temuan tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jepara dokter Fakhrudin saat jumpa pers Rabu (27/5/2020).

Fakhrudin menjelaskan, untuk Kecamatan Welahan berada di Desa Teluk Wetan. Pasien saat ini dirawat
di RS Mardi Rahayu Kudus.

Sebelumnya, pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya dan memiliki gejala yang mengarah ke Covid-19. Sehingga dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan, hasil swab pasien diketahui Selasa (26/5/2020).

Untuk kasus di Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Fakhrudin memaparkan, pasien merupakan pedagang di Pasar Kobong Semarang. Semula pasien menjalani Rapid Test. Hasilnya reaktif. Selepas itu, dilakukan tes Swab oleh Pemprov Jateng. Hasil tes Swab diterima pihaknya pada Rabu (27/5/2020).

Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Jepara langsung melakukan traccing ke lokasi. Namun, sempat ada penolakan dari keluarga. "Akhirnya setelah dilakukan pendekatan, pasien siap isolasi mandiri dan diawasi satgas desa dan kecamatan,'' ungkapnya.

Sedangkan, kasus tambahan di Kecamatan Kedung berada di Desa Kedungmalang. Pasien, terangnya, merupakan petani tambak. Semula pasien berusia 57 tahun ini datang ke RSUD RA Kartini Jepara pada Senin (25/5/2020) lalu. Hal itu atas rujukan dari RS Graha Husada Jepara.

Pasien yang merupakan laki-laki ini memiliki gejala sakit demam dan sesak napas memberat sekitar lima hari sebelum
masuk RSUD. Pasien menyatakan tidak memiliki kontak dengan pasien Covid-19 maupun bepergian luar kota. "Tim
puskesmas masih melakukan traccing,'' terangnya. 

Adanya tambahan ini membuat kasus positif korona di Kabupaten Jepara menjadi 10 kasus. Lima kasus saat ini sedang ditangani tim GTPP Covid-19 Kabupaten Jepara. Sedangkan, lima kasus lainnya terdiri empat pasien sudah sembuh dan satu pasien meninggal dunia. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Naik Dratis, Pedagang dan Petani Tambak di Jepara Dinyatakan Positif Korona"