10 Tahun Hanya Bisa Berbaring, Parisah Didatangi Bupati

BERDISKUSI: Bupati Jepara Dian Kristiandi mengunjungi rumah Parisah, warga Desa Troso, Kecamatan Pecanggaan.


JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi mendatangi nenek Parisah , 70 tahun di rumahnya. Saat didatangi warga RT 3 RW 10, Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, kaget.

Dia tidak menyangka, bupati Jepara tiba-tiba masuk ke rumahnya. Bupati menghampirinya yang sedang berbaring di atas tempat tidurnya. Dia tidak bisa bangun karena sakit.

Dalam kondisi sakit, dia di rumah sendirian atau sebatangkara. Rumah Parisah sangat memprihatinkan. Lantaran hanya berdinding anyaman bambu.

Sekitar 10 tahun Parisah hanya terbaring di tempat tidur. Dia tidak tahu penyakit apa yang menggerogoti tubuhnya. Padahal sebelum sakit, dia dikenal sebagai perempuan yang giat bekerja. Ia berjualan keliling di tempat keramaian.

Bupati mendatangi Parisah pada Jumat (12/6/2020) tidak sendirian. Andi-sapaan Dian Kristiandi didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Masunduri, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Azhar Ekanto, dan  Kabid Sosial Dinsospermades Joko Setyowanto. Bupati menyerahkan bantuan.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa bingkisan dan uang, bupati juga menjanjikan agar rumah Parisah  mendapatkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). “Instansi terkait kami instruksikan untuk memasukkan dalan daftar penerima bantuan RTLH,” ujarnya.

Bupati juga menawarkan kepada Parisah agar dirawat di panti sosial. Jika hanya menggantungkan saudara yang tinggal di sekitar rumahnya, dinilainya tidak maksimal. Lantaran mereka memiliki keluarga dan kesibukan masing-masing.

“Kami sarankan untuk tinggal di panti jompo. Silahkan keluarga musyawarah. Jika memang sepakat, nanti akan dijemput agar bisa dirawat di panti,” jelas Andi.

Petinggi Troso Abdul Basir mengatakan, pemerintah desa sudah mengurus kelengkapan administrasi kependudukan Parisah. Selama ini Parisah belum memilikinya. Keberadaan dokumen kependudukan ini menjadi kelengkapan awal agar bisa diikutkan sejumlah program bantuan dari pemerintah. (epi)

Tidak ada komentar untuk "10 Tahun Hanya Bisa Berbaring, Parisah Didatangi Bupati"