Merasa Minim Perhatian, Sejak Kelas 6 SD di Jalanan

PEMBINAAN: Sejumlah anak jalanan yang terjaring razia di Kabupaten Jepara diminta membersihkan diri. 


JEPARA – Di tengah ajakan di rumah aja saat tidak memiliki kebutuhan mendesak, justru sejumlah oknum remaja asyik berada di pinggir jalan. Mereka akhirnya diamankan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Jepara.

Sekretaris Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Jepara Suhardi menerangkan, mereka diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat. Ada lima remaja yang berusia belasan tahun yang terjaring razia. Saat mengamankan, pihaknya dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara.

Remaja yang terjaring razia ini, di antaranya PWN. Perempuan berusia 15 tahun ini menyatakan menjadi anak jalanan (anjal).

Berada di jalanan sejak duduk di bangku kelas 6 SD. Dia nekat terjun ke jalanan karena merasa minim perhatian dari keluarga. “Waktu tinggal dengan ibu kerap berselisih paham. Terus pilih tinggal dengan nenek,” paparnya.

Empat rekannya turut diberi pembinaan. Yakni, AFZ, 12 tahun; IM, 15 tahun asal Tuban; BRW, 17 tahun asal Kendal, dan AKJ, 16 tahun asal Grobogan. Keempat remaja tersebut, laki-laki.

Mereka didata. Selepas itu, mereka dibina dan diserahkan kepada keluarga masing-masing. “Kita ingin mereka kembali ke orang tuanya, seperti membantu pekerjaannya. Tidak perlu lagi kembali ke jalanan,” paparnya.

Khusus PWN diizinkan pulang setelah diambil pihak keluarga. Sedangkan, empat temannya dipulangkan ke daerah asal dibantu Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jepara. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Merasa Minim Perhatian, Sejak Kelas 6 SD di Jalanan"