Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah, Kini Jadi Delapan Orang

PEMAKAMAN: Tim BPBD Jepara melakukan pemakaman terhadap salah satu pasien Covid-19 beberapa waktu lalu.


JEPARA – Jumlah warga di Kabupaten Jepara yang meninggal dunia akibat Covid-19 terus bertambah. Hingga Rabu (17/6/2020) sudah ada delapan warga yang meninggal dunia. Sedangkan, jumlah warga yang dinyatakan positif Covid-19 mencapai 88 orang.

Pasien yang meninggal dunia terakhir adalah S, warga Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Jepara. Pria yang sehari-hari sebagai muadzin ini meninggal di RSUD RA Kartini Jepara. Selepas dirawat tanpa penyakit penyerta di RSUD sejak 14 Juni 2020.

S dimakamkan pada Rabu (17/6/2020) sekitar pukul 10.00 oleh Tim Relawan BPBD Kabupaten Jepara. Pemakaman dengan standar pemulasaraan jenazah di pemakaman umum Desa Mindahan.

Sebelumnya almarhum memiliki kontak  erat dengan almarhum H yang meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Wongso Negoro, Semarang. Almarhum S mengantarkan almarhum H, petugas KUA Batealit untuk membeli jamu tradisional. Sedangkan, penjual jamu Ny R, 54 tahun dan suaminya, S, 60 tahun juga dinyatakan terpapar Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jepara dokter Fakhrudin menerangkan, kasus terpapar positif Covid-19 ada tambahan. Selasa (16/6/2020) malam ada tambahan lima kasus. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan warga Jepara dan satu orang merupakan warga Demak yang menjalani perawatan di RS Rehatta.

Tambahan kasus ini di Kabupaten Jepara berasal dari Kecamatan Bangsri ada dua kasus, Jepara, dan Kalinyamatan. Untuk pasien dari Kecamatan Bangsri menjalani isolasi di Puskesmas Nalumsari 2 dan satu lagi menjalani isolasi mandiri di rumah.

Untuk pasien dari Kecamatan Jepara menjalani perawatan di RS Rehatta Keling. Sedangkan, pasien dari Kecamatan Kalinyamatan menjalani perawatan di RS Mardi Rahayu Kudus. “Ada tambahan satu warga Demak yang menjalani perawatan di RS Rehatta Keling,” paparnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah, Kini Jadi Delapan Orang"