Satu Pedagang Pasar Jepara Dua Positif Covid-19

BPBD JEPARA
KOORDINASI: Tim kesehatan GTPP Covid-19 Kabupaten Jepara hendak melakukan rapid test di Puskesmas Pakisaji.


JEPARA – Lagi. Terjadi kasus postif Covid-19 dari kalangan pedagang di Kabupaten Jepara. Kali ini salah satu pedagang di Pasar Jepara Dua.

Bertambahnya kasus ini membuat, total warga di Kabupaten Jepara yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 32 orang. Sebelumnya, ada seorang pasien positif Covid-19 asal Desa Mindahan, Kecamatan Batealit meninggal dunia pada Minggu (7/6/2020).

Pasien tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang. Pasien laki-laki berusia 54 tahun ini menjadi orang Jepara ke-31 yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pemakamannya dilakukan dengan protokol Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jepara dokter
Fakhrudin mengaku, untuk kasus di Pasar Jepara Dua telah menerima konfirmasi positif Covid-19 dari hasil Swab. Yakni, seorang perempuan berusia 55 tahun. Pasien merupakan warga Desa Slagi, Kecamatan Pakisaji.

Pasien tersebut, sehari-hari beraktivitas sebagai pedagang di Pasar Jepara Dua. Hasil temuan positif Covid-19 merupakan tindak lanjut Rapid Diagnostic Test (RDT) atau rapid test massif di Pasar Jepara Dua beberapa waktu lalu.

“Hasilnya yang bersangkutan sempat menunjukkan reaktif. Sehingga dilakukan Polymerase Chain
Reaction (PCR) atau swab. Hasilnya seorang pedagang positif Covid-19,'' ujarnya.

Adanya temuan ini, tim Puskesmas Pakis Aji melakukan tracking dan tracing. Untuk kali pertama Puskesmas Pakis Aji melakukan swab on site untuk masyarakat yang mempunyai kontak erat pasien.

Saat ini pedagang pasar menjadi salah satu target penelusuran Covid-19 di Kabupaten Jepara. Pasalnya, dari 32 kasus, lebih dari 10 pasien merupakan pedagang pasar tradisional. Terutama, pedagang ikan. “Karena banyak sekali kasus yang kami temukan,” paparnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Satu Pedagang Pasar Jepara Dua Positif Covid-19"