Isi Waktu Luang Masa Pandemi Menanam di Hidroponik

dok.
MEMILAH: Alek Hidayat merawat tanaman slada yang ditanam secara hidroponik.


JEPARA – Masa Covid-19 membuat sebagian masyarakat berdiam diri di rumah. Untuk mengisi aktivitas di rumah yang produktif, salah satunya kegiatan yang dapat dilakukan adalah menanam. Ternyata kegiatan tersebut mampu menambah penghasilan.

Seperti yang dialami Alek Hidayat, warga Desa Jatisari, Kecamatan Nalumsari, Jepara. Awalnya saat pandemi Covid-19 di rumah tanpa kesibukan. Dia memiliki banyak waktu luang.

Lantas dia mengisi waktu luang dengan menanam. Terutama, saat mengisi waktu luang dikala selesai mengajar lewat daring.

Dia memilih dengan sistem hidroponik. Aktivitas ini telah ditekuni sekitar tiga bulan terakhir. ”Menaman sistem hidroponik menghemat tempat,” ungkapnya.

Untuk proses tanam hingga panen dengan cara hidroponik membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Saat pagi dan sore hari memberi pupuk. 

Selain itu, dia menyiapkan bibit lebih dini untuk dibesarkan. Dia memindahkan bibit tanaman slada ke tempatnya. Apabila tanaman pertama sudah siap dipanen, sudah ada bibit remaja yang siap dibesarkan.

Untuk proses tanam hingga panen dengan cara hidroponik membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Kini menjadi berkah tersendiri. Hasil tanamannya dapat dijual. Sebab, seiring berjalannya waktu banyak warga sekitar dan beberapa restoran memesan hasil tanaman hiroponiknya.

Selama tiga bulan ini sudah beberapa kali menjual hasil tanamannya. Tanaman itu menghasilkan sekitar Rp 1,5 juta setiap kali panen. “Penjualan ada yang lewat online dan offline. Ada juga pembeli datang langsung ke rumah,” paparnya.

Ayu, salah satu warga yang membeli sayur hidroponik ini mengaku, lebih suka karena sayurannya lebih segar. Dia tidak perlu pergi ke pasar atau supermarket. “Harganya juga terjangkau,” ujarnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Isi Waktu Luang Masa Pandemi Menanam di Hidroponik "