KPU Jepara Luncurkan Gerakan PHP

PEMAPARAN: Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri dan anggota KPU Kabupaten Jepara memaparkan sejumlah program saat menggelar sosialisasi kelembagaan. 

JEPARA – Tidak ada Pemilu atau Pilkada, KPU Kabupaten Jepara tetap melakukan pemutakhiran data pemilih. Hasilnya jumlah pemilih di Kabupaten Jepara bertambah 1.212 jiwa pasca Pemilu 2019. Penambahan jumlah pemilih itu berdasarkan hasil Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang dilakukan setiap bulan.

Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri menjelaskan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 ada 876.490 pemilih. Berdasarkan hasil pemutakhiran DPB hingga Juni 2020, jumlah pemilih mencapai 877.702 jiwa.

Adanya penambahan daftar pemilih, jelasnya, di Kabupaten Jepara ada 3.981 pemilih baru. Namun, ada pengurangan 2.769 pemilih karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). “Penetapan daftar pemilih dilakukan berdasarkan rapat pleno,” paparnya saat Sosialisasi Kelembagaan di Aula KPU Kabupaten Jepara Jumat (24/7/2020).

Pihaknya mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data pemilih. Apalagi, KPU Kabupaten Jepara telah membuat gerakan G-PHP (Gerakan Peduli Hak Pilih). Yakni, masyarakat dapat dengan mudah mendaftarkan diri sebagai pemilih baru, menyampaikan perubahan data, atau melaporkan keluarga/tetangga/teman yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Partisipasi aktif bisa dilakukan dengan datang langsung ke Kantor KPU Kabupaten Jepara atau setiap saat dapat menyampaikannya melalui https://bit.ly/updating_data_pemilih_jepara. bahkan, masyarakat dapat komunikasi secara langsung melalui WA 089518621015 dan nomor telepon (0291) 591043,” urainya.

Muntoko, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Jepara menambahkan, pemutakhiran daftar pemilih merupakan tahapan yang sangat krusial. Hal ini dikarenakan sebagai komponen penting saat proses pemungutan dan penghitungan suara.
“Meski tidak ada penyelenggaraan pemilu atau pilkada, kami tetap melakukan pemutakhiran data pemilih. Agar terciptanya daftar pemilih yang komprehensif, akurat dan mutakhir,” ujarnya.

Pemutakhiran data tersebut, jelasnya, untuk memastikan hak memilih warga negara terpenuhi. Sebab, secara teknis persyaratan pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya adalah terdaftar dalam daftar pemilih. Jumlah daftar pemilih ini juga sebagai acuan dalam menentukan jumlah surat suara dan jumlah TPS.

“Ini menggambarkan bahwa daftar pemilih memiliki peran yang strategis untuk menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemilu. Sebuah tanggung jawab yang besar untuk melaksanakannya,” tegasnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "KPU Jepara Luncurkan Gerakan PHP"