Suami Tenaga Kesehatan di Jepara Jalani Topo Pepe

TOPO PEPE: Dua warga Jepara melakukan topo pepe di Alun-alun Jepara Senin (29/6/2020).



JEPARA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara terus merebak. Angka yang terus merangkak naik tersebut menjadi keprihatinan kelompok masyarakat.

Rasa itu diungkapkan dengan berbagai aksi. Di antaranya, memaskeri patung Kartini sebagai pengingat masyarakat. Kini pemerhati sosial dan suami dari seorang tenaga kesehatan melakukan topo pepe di ari-ari Kartini di Kecamatan Mayong dan Alun-alun Jepara.

Dua orang yang topo pepe ini, yakni Zakaria Anshori dan Abdi Munif. Keduanya melakukan ritual laku prihatin topo pepe. Ritual ini dimulai dengan mandi taubat sholat Sunnah Muthlaq Taubat yang dilakukan di rumah masing-masing. Dilanjutkan doa di ari-ari Kartini, jalan ke makam Mantingan kemudian jalan kaki ke Alun-alun Jepara.

Tiba di alun-alun, mereka mengitari alun-alin lima kali dengan membaca sayyidul istighfar, kemudian dilanjutkan membaca manaqib. Keduanya duduk di depan tiang bendera dan menghadap kiblat. dilanjutkan dengan membaca shalawat nariyah, shalawat tibbil quluub, dan Lii khomsatun.

Ritual ini dilaksanakan mulai Senin (29/6/2020) pagi hingga siang hari. Menurut Munif, aksi ini berangkat dari keprihatinannya. Terutama, yang memiliki keluarga tenaga kesehatan.

Menurutnya, sejauh ini belum ada langkah yang efektif dari pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Di lain pihak, sebagian masyarakat sangat abai. Sementara tenaga kesehatan berguguran menghadapi kasus ini.

''Kami mengajak masyarakat agar tidak takut, tetapi jangan menyepelekan. Nyatanya penyakit itu ada,'' ungkap pria yang menjadi suami dari  nakes di Puskesmas Mayong 1 ini.

Zakaria Anshori meminta Pemkab Jepara bertindak arif dan cepat. Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang sudah memiliki payung hukum dilaksanakan dengan tegas. ''Anggaran yang telah direalokasikan Pemkab Jepara untuk penanganan covid-19 juga segera dilaksanakan,'' paparnya. (epi)

Tidak ada komentar untuk "Suami Tenaga Kesehatan di Jepara Jalani Topo Pepe"