-->

Notification

×

Iklan atas tengah

Iklan

Akibat Korsleting Listrik, 3 Rumah di Cisarua Bandung Barat Hangus di Lalap si Jago Merah

Senin, 26 September 2022 | September 26, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-29T18:52:05Z
Akibat korsleting listrik, 3 rumah di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua KBB hangus dilalap si jago merah. Senin 26/09/2022 (foto: BPBD KBB)


Bandung Barat, SekitarKita.net,- Sebanyak tiga rumah di Kampung Cijangel RT05/RW11, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hangus dilalap si jago merah. Senin 26/09/2022 sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut akibat arus pendek (korsleting) dari salah satu rumah milik warga.


"Tiga rumah yang terbakar akibat korsleting listrik milik, Hendrawan (46) alami rusak berat, terdapat 4 jiwa, Ara (61) rusak berat terdapat 4 jiwa, dan Pepen (47) rusak sedang terdapat 2 jiwa," katanya saat dihubungi. Senin (26/09/2022).

Petugas BPBD KBB, Suheri tengah malakukan pendataan korban kebakaran 



Duddy menyebut, adapun dua keluarga sementara mengungsi ke rumah kerabat, pihaknya telah melakukan koordinasi untuk penanganan korban.


"Langkah kami melakukan koordinasi dengan perangkat Desa setempat dan mendatangi kelokasi guna merinci jumlah kerugian," terang Duddy.


Terpisah, Kepala Desa Kertawangi, Steve Ewon mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada warga yang suka rela membatu menaklukkan lalapan si jago merah tersebut.


"Ucapan terimakasih kepada masyarakat yg sudah bersama sama memadamkan api, bersama pak RT/RW pak Kadus, Bimas, Babinsa, pihak kecamatan dan unsur lainnya yang sigap bersama sama memadamkan api," terangnya.


Kepala Desa Kertawangi, Steve Ewon melakukan monitoring rumah milik warga yang terbakar 


Setelah berkoordinasi, lanjut Ewon, bersama pihak pemerintah KBB, BPBD, Satpol PP akan berupaya membantu korban untuk meringankan beban dan mencari solusi.


"Atas nama Pemdes berharap kepada semua instansi, momen ini tidak hanya di jadikan momen info medsos, laporan dan bukti kita kerja, tapi mari bersama membantu untuk menggantikan hak mereka yang sudah terbakar," tuturnya.


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kerugian sekitar 80 / 100 jutaan. Yang di perlukan adalah material untuk mempercepat rehab dan bangun kembali tempat tingal," pungkasnya.




Terpantau, kepala Desa dibantu warga sekitar tengah melakukan pembersihan sisa puing kebakaran tersebut, atas peristiwa itu beruntung tidak ada korban jiwa.



Editor: Abdul Kholilulloh