-->

Notification

×

Iklan atas tengah

Iklan

Guncangan Gempa M 5,6 Kerasa Kuat di Bandung Barat hingga Jakarta

Senin, 21 November 2022 | November 21, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-21T07:22:35Z
Gempa M 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, guncangan kuat sampai di wilayah Bandung Barat dan Jakarta. (foto: BMKG).


BANDUNG BARAT| SekitarKita.net-Guncangan gempa terasa kuat di Jawa Barat dan Jakarta, salah satunya guncangan terasa di SMP I Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).


Kepala Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang KBB, Fauzi Syamsul, seluruh siswa siswi SMP 1 Padalarang keluar berhamburan menyelamatkan diri.


"Tadi pas saya meninjau sekolah dan melintas memang betul ada guncangan gempa bumi, siswa kami selamatkan untuk keluar ruangan," katanya saat ditemui dilokasi, Senin 21 November 2022.


Ia mengatakan, atas peristiwa gempa bumi tersebut beruntung tidak ada korban jiwa. 


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa disini kami pastikan insya Allah aman, dan sejauh ini belum ada laporan terkait kerusakan," terangnya.


Guncangan gempa terasa kuat di Jakarta. Guncangan terasa di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Timur.

 

"Tadi mamah aku lagi di dalam kontrakan lantai dua langsung keluar ruangan, gempa kerasa banget," kata Eka salah satu penghuni kost di Jakarta Timur saat dihubungi.


Beruntung atas kejadian ini, Eka menyebut tidak ada korban jiwa dan dirinya berserta keluarga berhasil menyelamatkan diri.


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, mamah langsung keluar dan mudah mudahan tidak terjadi lagi," tutupnya.


Guncangan gempa terasa pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Di Jawa Barat dan Jakarta merasakan guncangan yang cukup kuat.



Seperti yang diketahui, Pukul 13.27 WIB BMKG memberikan informasi terkait gempa kuat yang terasa di Jakarta tersebut. Gempa berkekuatan M 5,6 berpusat di 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.


"Kedalaman 10 km," tulis BMKG.


Belum ada informasi lanjut mengenai dampak gempa. Pihaknya (BMKG) selalu mengimbau kepada warga untuk berhati-hati terhadap gempa susulan.



Sumber : BMKG

Editor: Abdul Kholilulloh